Translate

Sabtu, 08 Februari 2020

I am Here

This blog was made for school assigment back then, when I was in highschool. And I only post a very random topic here. I don't have any potential to write anything. All I know is I wanna share my deep thought here. I am 23 almost 24 years old. But what's inside my mind is not a young lady or young adult, it's only a kid. My brain didn't grow up I guess. because I grew up under broken family. it's kinda painful, because i keep receiving wrong judgemental. i still don't understand, is it me or the world is very mean to me. i feel empty now. i feel lonely but i'm used to it. my friends are getting married, but i still trying to find who i am. to find happiness inside me. and learning how to love myself. the thing is, it's not easy. everytime i starting to have faith in myself, people just ruined everything. am i supposed to live in pain? i feel like people like to stabbing me behind my back, by words. and i always be the one who fooled enough to always believe to their words. they said they're helping me. but why i feel like they're killing me slowly? they keep blaming me for everything.i wanna give up. i really wanna give up. i'm so tired with my life. i hate me.what am I supposed to do? i seek for help but they didn't care. at all. it's hurting me. i keep hearing whispers in my head. i'm planning to cut my hand everytime i hear their words. i will mark it on my hand. 
i don't care anymore.

Selasa, 12 November 2019

12 November 2019

Aku Hana. seorang perempuan berusia 23 tahun yang masih mencari sosok jati diriku. Banyak hal membuatku bingung. Mungkin karena aku selalu merasa kesepian, meskipun aku tak sendirian. Tak banyak yang bisa aku jelaskan, karena aku tak pandai mengutarakan. Meskipun aku banyak bicara, bukan berarti semua orang mengerti maksud isi kepalaku. Seringkali aku disalahpahami dan berakhir dibenci. Aku terbiasa dengan itu. Aku merasa banyak yang berubah pada diriku, hanya saja, aku tak mengerti kemana arah perubahan diriku ini. Yang jelas, aku tak begitu mengenal diriku sendiri. terlalu banyak luka di hatiku. Banyak kmungkinan terjadi di hidupku, antara menjadi mudah percaya, maupun menjadi sungkar untuk percaya. 
dahulu, aku percaya bahwa akulah pemeran utama dalam hidupku. Namun lambat laun, aku merasa aku bukanlah pemeran utama dalam hidupku. aku, hanyalah aku, yang terkadang tak terlihat, dan terkadang tak terdengar, meski sekeras apapun aku menjerit. mungkin bukan sekarang waktu untuuku bersinar. atau aku memang takkan pernah bersinar?
tapi aku percaya suatu hari nanti aku akan bahagia.

Kamis, 21 Februari 2019

22 Februari 2019

Hai, aku Hana.
Sebentar lagi umurku beranjak 23 tahun, tapi banyak hal yang belum aku lakukan.
Awalnya aku membuat blog ini dengan tujuan membuat puisi-puisi. Tetapi karena setiap hari aku selalu depresi, aku tak pernah meluangkan waktuku untuk membuat satupun puisi.
Aku selalu sedih, menangis, dan meratapi hidupku yang menyebalkan. Hingga akhirnya aku menjadi menyebalkan juga haha.
Tapi, depresi bukanlah sesuatu yang menyenangkan, dan sesuatu yang dianggap sepele. Beberapa kali aku mencoba mengakhiri hidup walau pada akhirnya Tuhan masih menyayangiku dengan tetap membuatku hidup.
Aku biasa melakukan apapun sendirian, dan berusaha untuk tidak bergantung pada siapapun. Pada akhirnya banyak yang bergantung padaku, dan aku, bergantung pada diriku sendiri.
Jika orang lain punnya keluarga, tentu aku juga punya keluarga. Hanya saja aku tak terlalu dekat dengan keluargaku. Meski keluarga selalu nomor satu untukku, tetapi keluargaku tak benar-benar mengenali diriku. Mungkin itulah awal pemicu depresiku. Karena tak ada yang mengerti isi kepalaku. Sampai sekarang sulit sekali menemukan orang yang dapat memahamimu. Yang paling sedih adalah, hanya kau yang memahami dirimu sendiri. Parahnya, aku jadi tak begitu percaya padaorang lain. Atau bahkan percaya terlalu mudah hingga akhirnya menjadi luka tambah dalam hidupku. Jujur, aku takut, takut akan dunia, takut akan orang lain, takut akan masa depan. Apakah masa depanku akan baik-baik saja? Akankah aku punya pendamping masa depan yang akan memahamiku seutuhnya? Bagaimana aku harus berjuang untuk diriku sendiri? Semuanya tampak tak pasti untukku, dan aku benci sesuatu yang tidak pasti.
Suatu hari nanti, aku akan bahagia. Itu yang kupercayai. Agar aku tetap hidup.

Jumat, 20 Maret 2015

LONG TIME NO SEE

haiii balik lagi ketemu sama guee.. udah lama banget yaa hiks hiks hiks T.T
gue kangen sama ni blog..
btw, sekarang gue udah masuk kuliah dan semester 2 lhohhh..
yang jelas meleset dari UI, gajadi ambil sastra Perancis, ditolak coyy T.T
gapapa, gue tetep masuk perguruan tinggi..
dan yang jelas, masih sama tengu tersayang pastinyaa xoxoxox c:
pasti kepo kan gue masuk jurusan apa? yang jelas berkecimpung sama politik niii
sapa tau jadi politikus handal ya kan?? *ngarep
yang jelas sekarang bangsa kita lagi diujung tanduk..
so, keep support our nation with doing some things right that would make a better change to our nation :D
#indonesiadarurat
sekarang jadi banyak demo dimana-mana, gue siii sebenernya pengen ikutan demo, cuman ga boleh ma ortu, yasudahlah..
buat kalian yang ikutan demo buat membela keadilan, jaga kesehatan ya, jangan lupa ama tugas kuliah, jangan bolos juga *padahal gue sering bolos
sekarang bayar kuliah mahal lhohh *korban UKT ketinggian, kan sakit atuh kalo jatuh --"
nahhh, kayaknya gue mesti lanjutin cerita yang sempet tertunda, mana banyak kenangan yang lebih indah udah terlalui dan bakal menanti di masa depan *aminn
see with next story xoxoxo :*:*:*

Sabtu, 05 Oktober 2013

nge-date (?)

yayyaayy... ketemu sama gueee lagiii :D
ini kisah waktu gue udah dekeeet banget sama si tengu :D
waktu itu dia ngajakin gue jalan-jalan karena dia tahu, gue itu anak rumahan yang gak pernah maen kemana-mana -___-
dia ngajakin gue ke kota sebelah :D
yaa gue ikut aja mumpung bisa sama dia kan? hahaha
jadi sore-sore gue bingung mau pake baju apa, kan gue 'tomboy' gak punya baju modis -_-
akhirnya gue pake baju yang agak pantes lah walaupun gue tahu, itu gak modis, hahahaha
gue nungguin dia lamaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget .. dia gak dateng-dateng --"
akhirnya sore itu dia baru dateng..
akhirnya berangkatlah kita "nge-date" hahaha
awalnya masih bingung mau kemana,, trus pertama kali kita ke toko sepeda.. tempat favoritnya si tengu :D
trus kita ke toko buku , nyari buku.. gue mana malu-maluin pula... gue njatohin tempat kado --"
trus setelah itu kita ke mall...
jalan-jalan .. liat-liat pemandangan, eh toko-toko.. haha
paling romantis menurut gue ya pas keliling mall itu :D
liat benda-benda berdua :')
duhh,,, gue gak bisa lupain kenangan itu :D
hahaha
bye bye,, ntar cerita lagi :p

puisi 6

senyum itu...
sinari hati beku yang terluka
harapan kecil yang tumbuh
kian hari merambat dalam sanubari
kobarkan rasa indah yang terselubung
menarik diri untuk terus mendekat
membisik hati untuk terus memandang
meski ku mengerti..
ada rona indah dibaliknya angkuhnya matahari
ada rasa sayang dibalik kejamnya sang waktu
dan kau pun tahu
perasaan yang membisu
seakan menyelinap di antara luka-luka
perlahan
menghapus luka itu
untukku...

Sabtu, 28 September 2013

puisi 5

memandangmu,
walau hanya sebentar
rasanya menyenangkan sekali
waktu yang berdetik begitu cepat
seakan berhenti
membiarkanku memandangimu lebih lama
tapi
ketika momen indah itu berhenti
hati ini meronta
berharap waktu berhenti lebih lama
untukku
karena kau selalu yang terindah..
meski berulang kali..
aku mencoba mengusirmu dari hatiku
tapi,
senyum konyolmu itu selalu berhasil menarikku
jatuh ke dalam perasaan yang lebih jauh...
hingga akhirnya aku tak dapat bangkit
namun,
aku tak pernah menyesalinya..
karena sampai detik ini, kau tetap yang terindah
harapanku,
ini adalah patah hatiku yang terakhir,,
karena dengan begitu
kau takkan pernah pergi dari hatiku :)